Jumat, 27 Juni 2008

Trubus


Salon Kelinci:
Kasep Jadi Molek
Oleh trubus
Kamis, Juli 12, 2007 03:54:36Klik: 926Kirim-kirimPrint version

Dekil dengan bau tubuh tak sedap. Di leher dan perutnya terdapat rambut gimbal

menempel lengket. Sesekali sang empunya menggaruki gimbal itu. Hanya 2 jam 

di tangan kapster, Kasep-nama sang empunya-menjadi molek. Kesan dekil hilang. 

Yang tampak bulu lembut, mengkilap, dan harum.

Kasep seekor kelinci jantan. Sudah lebih dari 2 bulan kelinci berumur 8 bulan itu 

tak mandi. Pemiliknya di Bogor tak berani membasuh air ke tubuhnya lantaran 

Kasep mudah stres. Sebab itu Arini membawanya ke kapster kelinci yang akan 

membuat Kasep menjadi molek. 'Kalau dimandikan sendiri takut,' ujar Arini.

Soal mandi-memandikan kelinci memang mengundang banyak perdebatan. 

Hobiis di Eropa dan Amerika memandang memandikan kelinci hal tabu. 

Alasannya si kuping panjang itu sensitif dan mudah stres. Mereka khawatir 

setelah dimandikan sang kelinci malah mati.

Lain lagi di Jepang. Hobiis di negeri Sakura itu suka sekali memandikan kelinci. 

Kebersihan menjadi nomor satu di sana. 'Di Indonesia yang tropis bulu kelinci 

mudah kotor sehingga agar tidak ada penyakit ia perlu dimandikan,' kata 

Gusti Merdeka Putra, hobiis di Bogor.

Jemput bola

Di mancanegara, khususnya Asia, grooming kelinci memang perkara biasa. 

Perlengkapan untuk mempercantik kelinci sangat beragam dan mudah didapat. 

Mulai dari gunting kuku, sisir, sabun, hingga pewangi khusus. Tidak hanya itu, 

mendandani kelinci menjadi hobi mengasyikan. Itu yangTrubus saksikan di 

salah satu stan kelinci di Kasetsart Fair di Thailand. Di sana si telinga panjang 

itu diberi pakaian warna-warni.

Di tanahair pun kini banyak pet shop, klinik hewan, dan salon hewan, menawarkan 

jasa groomingkelinci. Di Bogor, Kaninchen memberi jasa salon untuk si telinga 

panjang. Biayanya tak mahal. Untuk perawatan lengkap cukup ditebus dengan 

Rp35.000. 'Untuk pelanggan khusus saya bahkan datang ke rumah mereka,

' ujar Gusti, penyedia jasa rawat kelinci.

Untuk hobiis yang sibuk, Happy Pets memberi layanan dengan menjemput bola. 

Mereka selalu mendatangi konsumen yang berminat. 'Pelanggannya memang 

tidak sebanyak kucing dan anjing,' kata Henny M. Pangadjaja, pemilik Happy Pets. 

Untuk paket perawatan lengkap biayanya Rp125.000-Rp150.000. Harga itu dianggap 

wajar karena kelinci lebih sulit ditangani daripada kucing dan anjing.

Sensitif

Menurut Henny, selain potong kuku, memandikan adalah hal paling sulit. 

Kapster harus menjaga agar kelinci tidak stres. 'Kelinci yang kaget atau stres 

bisa mati,' ujar Henny. Itu cukup sulit karena sifat kelinci kalem. Seperti Kasep 

pun akan memberontak ketika dimandikan. Perut, bagian pertama yang harus 

dikeringkan sehabis mandi. Itu karena daerah pencernaan kelinci sensitif, jika 

kedinginan terlalu lama ia dapat terkena mencret.

Gusti mensyaratkan minimal umur 4 bulan sebelum kelinci boleh dimandikan. 

Pada umur itu, kelinci dianggap sudah kuat dan tidak sensitif lagi. Itu pun hanya 

boleh dimandikan 2 bulan sekali, saat bulunya tampak kotor. Di bawah umur itu, 

sang klangenan hanya dilayani mandi kering alias dibersihkan menggunakan tisu 

basah bayi. (Andretha Helmina)

Link: http://trubus-online.co.id/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=&artid=818

Tidak ada komentar: